Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (sembilan dari kiri), bersama Wagub Jatim den kepala daerah lain penerima penghargaan. Foto: Ist
"Penanganan banjir Kali Lamong tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkab Gresik. Diperlukan sinergi dengan beberapa kabupaten lain, terutama yang berada di wilayah hulu,” ucapnya.
Sebagai bentuk nyata komitmen, Pemkab Gresik telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan tanggul di tujuh titik rawan banjir serta menormalisasi sungai sepanjang 9,86 km.
Di sektor konektivitas, perbaikan jalan sepanjang 18,6 kilometer telah dituntaskan melalui skema cepat tanggap oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, guna mempermudah mobilitas antarwilayah.
Sementara itu, Wagub Jatim, Emil Dardak, turut mengapresiasi capaian Gresik. Ia menilai sinergi antarwilayah menjadi aspek penting dalam pembangunan berkelanjutan.
"Gresik bersama Surabaya dan Sidoarjo merupakan bagian dari tatanan aglomerasi. Contohnya, pengembangan pelabuhan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik telah berkontribusi dalam mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Ini juga ditopang oleh konektivitas jalan Manyar–Sembayat yang terus ditingkatkan," paparnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




