Ketua Kehormatan The Nippon Foundation saat bersama Bupati Probolinggo mengunjungi penderita kusta. Foto: ANDI SIRAJUDIN/BANGSAONLINE
Sementara itu, Haris menyebut Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu daerah endemik kusta. Ia menyambut baik kunjungan Ketua Kehormatan The NF yang dikenal sangat peduli terhadap isu ini.
"Jawa Timur merupakan tertinggi di Indonesia terkait kusta dan Probolinggo sendiri ke tujuh. Ini yang kemudian beliau datang ke sini untuk melihat kondisi para pasien dan bagaimana penanganannya," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com di lokasi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa menurut Sasakawa, kusta adalah penyakit yang bisa disembuhkan dan tidak perlu ditakuti.
"Kita harus berbesar hati, harus menerima dan membongkar stigma bahwa penyakit kusta harus dijauhi. Nah, ini tidak benar, mereka harus bisa kembali ke keluarga masing-masing. Khusus di Kabupaten Probolinggo, mulai tahun 2019 ada sekitar 125 pasien kusta. Namun, saat ini turun ke 102 pasien yang tersebar di 4 kecamatan dan 16 desa," paparnya.
Sebagai informasi, The NF adalah organisasi donor non-pemerintah asal Jepang yang berdiri sejak 1962 dan sangat fokus pada pemberantasan penyakit kusta. Yohai Sasakawa telah mendedikasikan 50 tahun hidupnya untuk memerangi penyakit ini dan telah bertemu dengan para penderita di 125 negara.
Atas dedikasinya, ia ditunjuk sebagai Utusan Khusus WHO untuk Eliminasi Kusta sejak 2001 dan juga menjabat sebagai Duta Besar Jepang untuk Hak Asasi Penderita Kusta. (ndi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




