Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kiri) saat menyambut kedatangan Mentan Amran Sulaiman. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
"Kabupaten Kediri ini adalah penghasil tebu terbesar kedua di seluruh Jawa Timur. Total luas area per tahun di atas 20.000 hektare," beber Emil pada acara itu.
Di Kabupaten Kediri, tebu menjadi salah satu komoditas perkebunan andalan. Pada tahun 2024 area tanam tebu mencapai 20.454 hektare dan ditargetkan naik 20.594 hektare pada tahun 2025.
"Kabupaten Kediri sebagai produsen tebu terbesar nomor dua di Jawa Timur, maka permasalahan pupuk (harus bisa) diselesaikan. Nanti saya akan komunikasi intens dengan beliaunya (Mentan)," kata Bupati Dhito.
Diungkapkan Dhito, saat ini produksi tebu di Kabupaten Kediri rata-rata antara 108-109 ton per hektare. Jumlah tersebut sudah di atas rata-rata yang ditetapkan Mentan.
Bupati Dhito menargetkan supaya rata-rata produksi tebu bisa naik.
"Kita mau kejar sampai 110 ton (per hektare). Itu bagian dari swasembada kita," pungkasnya.(ad/[pkp).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




