Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait.
“Kedepannya, Pemerintah Kabupaten Jember harus mampu lebih sigap dalam menangani persoalan kematian ibu dan bayi,” tuturnya.
Dalam waktu dekat, ia akan mengundang Kepala Dinas Kesehatan, pimpinan puskesmas, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membahas program bertajuk Jember Darurat Angka Kematian Ibu.
Gus Fawait juga mengungkapkan rencana mengerahkan sekitar 1.000 tenaga kesehatan, termasuk dokter, untuk melakukan pendataan terhadap ibu hamil di seluruh wilayah Jember.
“Tujuannya agar mereka bisa dipantau dan diperiksa secara rutin oleh dokter, idealnya oleh dokter kandungan,” ucapnya.
Ia berharap proses kehamilan hingga persalinan dapat diawasi secara intensif setiap bulan, dan seluruh ibu hamil bisa melahirkan di fasilitas kesehatan yang memadai, seperti Rumah Sakit Daerah Jember, demi menjamin keselamatan ibu dan bayi. (nga/yud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




