Ketua DPD Golkar Gresik periode 2025-2030, Wongso Negoro. Foto: Ist
Ia menyatakan terbuka terhadap masukan dari para kader Golkar Gresik dalam proses pembentukan pengurus bersama tim formatur. Menurut dia, tantangan membesarkan partai ke depan semakin berat sehingga dibutuhkan kekompakan dan kebersamaan.
“Semua ini saya lakukan agar Golkar makin solid dan makin besar karena tugas-tugas dalam menjaga dan membesarkan partai tantangannya makin berat. Makanya dibutuhkan kebersamaan dan kekompakkan,” ujarnya.
Sebagai pemimpin baru Golkar Gresik, Wongso juga menyatakan kesiapannya menerima kritik yang membangun demi kemajuan partai.
“Saya sangat siap menerima masukan, dan kritik yang membangun, saya butuh itu karena kemampuan saya terbatas. Makanya kami butuh kerja samanya untuk membesarkan partai,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi, menekankan bahwa susunan pengurus partai dari tingkat DPD, Pengurus Kecamatan (PK), hingga Pengurus Desa (PD), harus mencerminkan demografi Gresik minimal 50 persen. Ia juga mengingatkan pentingnya Golkar untuk terus hadir dan membersamai masyarakat.
“Jika Golkar selalu membersamai masyarakat akan landing dengan baik,” ungkapnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




