Dugaan Pungli DKPP Sumenep Memanas, Aktivis dan Kelompok Tani Bakal Tempuh Jalur Hukum

Dugaan Pungli DKPP Sumenep Memanas, Aktivis dan Kelompok Tani Bakal Tempuh Jalur Hukum Moh. Zaini, Ketua LSM Super

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Dugaan pungutan liar () di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian () kembali memanas. 

Sejumlah aktivis dan kelompok tani berencana membawa polemik tersebut ke ranah hukum.

Mereka bahkan mengaitkan isu tersebut dengan kasus lama yang pernah mencuat pada 2019, yakni proyek air tanpa motor (PATM) di .

Ketua LSM Super, Moh. Zaini menuturkan, belakangan ini muncul dugaan adanya laporan pertanggungjawaban fiktif di . Pekerjaan disebut dilaporkan sudah selesai 100 persen. Padahal, faktanya belum rampung.

"Kasus dugaan di kembali memantik reaksi kelompok tani. Untuk kasus ini, kami akan bergerak bersama-sama menggeruduk kantor . Temuan terbaru kami adalah penjualan materai seharga Rp100 ribu kepada masing-masing kelompok tani," kata Moh. Zaini kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (25/9/2025).

Zaini mengaku geram dengan sikap Kepala , Ainur Rasyid, yang menurutnya sudah beberapa kali dipanggil Polda Jatim. Ia menantang Kadis untuk turun langsung ke lapangan.

"Jika Pak Kadis tidak percaya terhadap temuan kami, ayo kita turun ke lapangan. Tinjau langsung, tanyakan sendiri ke para petani dan ketua kelompok tani. Kalau tidak ada win-win solution, saya siap bikin ramai," tegasnya.

Sementara itu, Kepala , Ainur Rasyid, saat dikonfirmasi justru menanyakan sumber tuduhan tersebut.

"Ya, Mas, kalau boleh tahu kelompok tani yang mana yang bermasalah atau yang katanya kami , termasuk isu miring lainnya," ujarnya. (aln/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Perahu Pengangkut BBM Terbakar di Pelabuhan Gayam Sapudi Sumenep':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO