KH Fathul Huda Klarifikasi Program MBG di SD BAS Tuban, Tegaskan Tak Ada Penyelewengan

KH Fathul Huda Klarifikasi Program MBG di SD BAS Tuban, Tegaskan Tak Ada Penyelewengan KH Fathul Huda, Pengasuh Yayasan Bahrul Huda (LP BAS) Tuban.

"Semua pembelian dan pencairan dana dilakukan secara transparan melalui rekening kepala dapur dan disesuaikan dengan laporan tagihan yang diverifikasi," urainya.

Jika masih ada sisa uang, lanjut Ketua Thoriqoh Jatman Jatim ini, maka dikembalikan ke negara. Sebaliknya, jika kurang, pihak pengelola menambah sendiri.

Ia menambahkan, hadirnya program ini telah berdampak besar terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Di beberapa wilayah seperti Talun dan Tuban, sekitar 100 titik dapur MBG memberdayakan hingga 5.000 orang, mayoritas ibu rumah tangga.

"Ibu-ibu di Talun yang dulu hanya mengupas bawang dengan pendapatan Rp20.000–Rp40.000 per hari, sekarang bisa mendapat hingga Rp100.000 per hari," timpalnya.

Kiai Huda juga menegaskan bahwa yayasan sama sekali tidak ada orientasi berubah menjadi lembaga bisnis.

"Ini semua pendapatannya adalah untuk pengembangan. Supaya semua merasakan dan mendapat pahala sedekah. Kita sama sekali tidak ada tujuan memperkaya," sambungnya.

Terkait dengan hak siswa, Kiai Huda kembali menegaskan jika sekolah maupun yayasan sama sekali tidak mengurangi hak mereka.

"Kita tidak mengurangi sama sekali dengan haknya santri. Haknya murid kita berikan semuanya, semuanya wali santri bisa mengawasi," tutupnya. (coi/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO