Santunan anak yatim dan disabilitas saat pelantikan Pengurus PWI Sidoarjo periode 2025-2028. Foto: Ist.
"Kolaborasi bukan berarti kompromi atas independensi, melainkan membangun hubungan yang sehat dan saling menghormati," tegas wartawan Harian BANGSA dan BANGSAONLINE.com ini.
Prosesi pelantikan Pengurus PWI Sidoarjo periode 2025-2028 ini disaksikan oleh perwakilan Forkopimda dan beragam elemen masyarakat di Kota Delta. Pelantikan juga dihadiri Wakil Direktur Anti Kekerasan Wartawan PWI Pusat, Supardi Hardy.
Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, dalam sambutannya mengingatkan kembali tentang pentingnya peran pers dalam menjalankan amanat Undang-Undang Pers.
“Pers wajib menjalankan fungsi kontrol sosial dan koreksi, bukan hanya memberikan apresiasi. Ini bagian penting dalam pembangunan, karena publik berhak mendapatkan informasi yang terpercaya,” tandas Lutfil.
Asisten Administrasi Umum Sekda Sidoarjo, Benny Airlangga, yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo Subandi, menyampaikan selamat kepada pengurus PWI Sidoarjo yang baru dilantik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus PWI yang baru. Kami berharap semangat kebersamaan dan integritas jurnalistik terus dijaga. PWI memiliki peran strategis di tengah arus deras digitalisasi,” cetus Benny. (sta/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




