KH Masduki Toha
Kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan warga Nahdliyyin terhadap perjuangan para ulama dan santri, serta momentum memperkuat semangat kebangsaan dan keumatan.
“Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur kami atas perjalanan panjang Nahdlatul Ulama yang terus menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Kami juga memohon maaf apabila kegiatan ini sedikit mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar, khususnya bagi pengguna jalan di kawasan Bubutan, karena Kantor PCNU Kota Surabaya berada di wilayah tersebut dan jamaah yang hadir cukup banyak,” ujar KH. Masduki Toha.
Beliau menambahkan bahwa semangat Hari Santri Nasional harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk meneladani perjuangan para ulama dengan ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada umat serta bangsa.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kota Surabaya dan menjadi wasilah turunnya rahmat serta kedamaian bagi seluruh warga,” tegasnya.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk peneguhan spirit Hari Santri Nasional yang menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Melalui doa dan istigasah ini, PCNU Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menjaga semangat jihad santri yang damai, inklusif, dan cinta tanah air.
Dengan semangat “Jihad Santri, Jayakan Negeri,” PCNU Kota Surabaya terus mengajak seluruh warga Nahdliyyin dan masyarakat luas untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kebersamaan, serta meneladani perjuangan para ulama dan santri demi kemajuan bangsa dan kemaslahatan umat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




