Tangkapan layar kegiatan Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Judi Online yang digelar secara daring melalui Zoom
KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten dan kota se-Jatim menggelar Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Judi Online.
Kegiatan bertajuk 'Digital Sehat Tanpa Judi Online' digelar secara serentak melalui Zoom Meeting, Kamis (23/10/2025).
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Hari Otoda ke-30 Tahun, Gubernur Jatim: Momentum Perkuat Sinergi
Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat literasi digital sekaligus menekan maraknya praktik perjudian daring yang kini menjadi ancaman serius di ruang siber nasional.
Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital RI, sejak 2017 hingga September 2025 tercatat lebih dari 7,1 juta konten judi online telah diblokir, meliputi situs, media sosial, dan aplikasi.
Selain itu, sebanyak 31.928 rekening dan 5.902 e-wallet yang terindikasi terlibat transaksi judi online telah diajukan untuk diblokir oleh OJK dan Bank Indonesia.
Nilai perputaran dana judi online di Indonesia mencapai Rp327 triliun pada 2023 dan meningkat menjadi Rp359,81 triliun pada 2024.
Secara akumulatif, sejak 2017 hingga kuartal I 2025, nilainya sudah menembus Rp925 triliun dan diprediksi mencapai Rp1.200 triliun pada akhir tahun 2025.
Laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut, judi online menyumbang sekitar 32 persen dari seluruh laporan transaksi keuangan mencurigakan. Jauh melampaui kasus korupsi yang hanya 7 persen.
Dari sisi demografi, sekitar 4 juta orang terlibat dalam praktik judi online di Indonesia. Sebanyak 40 persen di antaranya merupakan kelompok usia produktif 30–50 tahun.
Sementara itu, pelaku dari kalangan remaja juga meningkat, dengan 11 persen berusia 10–20 tahun dan 2 persen di bawah 10 tahun.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




