Salah satu alat berat DPUPR Kota Batu diperbantukan melakukan pengerukan sedimen di Kali Jowo, Desa Giripurno, Bumiaji, Kota Batu
Ditambahkan, ke depannya DPUPR Kota Batu secara berkala akan memberikan dukungan yang sama untuk melakukan pengerukan sedimen di lokasi yang berbeda sesuai dengan keinginan warga.
Kendati begitu, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan pihak provinsi, bilamana ada wilayah yang perlu mendapatkan dukungan alat berat tersebut merupakan kewenangan dari dinas terkait di tingkat provinsi.
Sekadar diketahui, cuaca ekstrem yang ditandai dengan intensitas hujan tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Batu akhir-akhir ini mendapat tanggapan serius dari berbagai pihak terkait.
Bahkan, DPUPR Kota Batu sendiri telah memberlakukan instruksi taktis, tanggap, dan tuntas (3T) bagi seluruh jajarannya.
Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Batu, beberapa wilayah di Kota Batu yang rawan bencana longsor dan banjir di musim hujan ini ada enam desa di wilayah Kecamatan Bumiaji dan empat desa di Kecamatan Batu
Termasuk di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, masuk kategori rawan longsor karena memiliki topografi kaki gunung, kaki bukit, atau lereng yang curam.
Sedangkan wilayah yang rawan banjir antara lain Desa Sumberbrantas dan Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji.
Kondisi saluran air yang tidak mampu menampung debit air seringkali menimbulkan luapa lumpur disaat intensitas hujan tinggi. (asa/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




