Terduga pelaku saat diamankan di Mapolres Gresik. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik berhasil membekuk terduga pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan anak berkebutuhan khusus (ABK).
Korban berinisial N.A.S (20), warga Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Sedangkan pelaku seorang laki-laki berinisial S (75), yang merupakan tetangga korban.
BACA JUGA:
- Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Bupati: Gresik Kian Kokoh Jadi Magnet Investasi Nasional
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- Komplotan Maling HP di Warkop Gresik Dibekuk, Satu Penadah Ikut Diamankan
Pengungkapan ini merupakan hasil respons cepat jajaran Satreskrim Polres Gresik setelah menerima laporan pada 30 Oktober 2025.
Kasus ini tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/278/X/2025/SPKT/Polres Gresik/Polda Jatim, terkait dugaan pelanggaran Pasal 6C Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).
Aksi bejat pelaku terjadi pada Selasa, 28 Oktober 2025, sekira pukul 10.00 WIB di rumah pelaku.
Mulanya, korban bermain ke rumah pelaku yang saat itu dalam kondisi rumah sepi. Pelaku kemudian menutup pintu. Pelaku memanfaatkan kondisi korban sebagai ABK yang tidak mampu melawan dan tidak memahami situasi.
Perbuatan tersebut terbongkar setelah orang tua korban mencari korban di rumah pelaku dan mendapati anaknya baru keluar dari dalam rumah.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Unit PPA Satreskrim Polres Gresik dipimpin Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hendri Hadiwoso berhasil menangkap pelaku pada Jumat (14/11/2025) sekira pukul 14.00 WIB di sebuah warung kopi wilayah Ujungpangkah.






