Rais Aam Harus Adil, Gus Yahya dan Gus Ipul Harus sama-sama Dinonaktifkan

Rais Aam Harus Adil, Gus Yahya dan Gus Ipul Harus sama-sama Dinonaktifkan SAAT MASIH AKUR. Ketua Umum PBNU KH Yahya Staquf (Gus Yahya) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Foto: nahda/detik.com

Seperti diberitakan BANGSAONLINE, risalah rapat harian Syuriah PBNU memutuskan Yahya Cholil Staquf harus mundur dari Ketum PBNU dalam waktu tiga hari sejak diterimanya risalah itu. Jika dalam tenggat itu tidak mengundurkan diri, Syuriah akan memberhentikannya.

Risalah itu ditandatangani Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, diputuskan dalam rapat yang dihadiri 37 Pengurus Harian Syuriah di Hotel Aston City Jakarta pada 20 November 2025.

"Musyawarah antara Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam memutuskan: KH Yahya Cholil Staquf harus mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam waktu 3 (tiga) hari terhitung sejak diterimanya keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU," tulis poin keputusan dalam risalah tersebut.

"Jika dalam waktu 3 (tiga) hari tidak mengundurkan diri, Rapat Harian Syuriyah PBNU memutuskan memberhentikan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," lanjutnya.

Berdasarkan risalah, desakan pengunduran diri itu terkait undangan narasumber jaringan zionisme internasional dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU) yang dianggap melanggar nilai dan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah serta bertentangan dengan Muqaddimah Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.

kemudian mengundang 33 Ketua PWNU se Indonesia di Hotel Novotel Samator Surabaya, Sabtu (22/11/2025). Tapi Ketua PWNU yang hadir hanya 11 Ketua PWNU. Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghoffar Rozin tak hadir.

kemudian mengundang 76 alim ulama di kantor PBNU. Namun yang hadir juga tak banyak. Kiai-kiai besar yang tertera dalam list undangan tak tampak dalam pertemuan tersebut. Nyai Sinta Nuriyah, misalnya, tak datang. Begitu juga kiai-kiai lain.

Meski demikian, Katib Aam PBNU Ahmad Said Asrori menjelaskan ada tiga poin kesepakatan dari silaturahim yang digelar pada Minggu (23/11) malam itu.

Pertama, para kiai yang hadir sepakat akan digelar silaturahim yang lebih besar di antara para kiai dan alim ulama.

"Semua kiai, semua mengusulkan agar ada silaturohim yang lebih besar di antara para alim, para kiai. Jadi bagaimana ini kita sudah menjadi konsumsi publik ada masalah," kata sepupu itu di Kantor PBNU, Minggu (23/11) malam.

Kedua, para kiai yang hadir disebut sepakat agar kepengurusan PBNU diselesaikan dalam satu periode hingga muktamar selanjutnya pada tahun depan.

"Sepakat kepengurusan PBNU harus selesai sampai satu periode yang muktamarnya kurang lebih satu tahun lagi. Semuanya, tidak ada pemakzulan, tidak ada pengunduran diri, semua sepakat begitu," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Buntut Video Joget Viral di Pasuruan, Oknum Kepala Sekolah Diberi Sanksi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO