Bupati Gresik ketika mendapatkan ucapan selamat dari Mendagri usai menerima penghargaan. Foto: Ist
"Kami akan komitmen dan konsisten menjaga iklim investasi, agar dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional, dengan kemudahan perizinan dan nilai investasi yang semakin meningkat," ujarnya.
Di sektor kesehatan, Pemkab Gresik berkomitmen meningkatkan layanan melalui program strategis, seperti pembangunan Rumah Sakit Sehati di Gresik Selatan, Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina, serta perluasan akses di daerah terpencil seperti Pulau Bawean.
Saat ini, 29 dari 32 puskesmas di Kabupaten Gresik telah memiliki layanan rawat inap, dan cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 100 persen.
"Program-program ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Gus Yani.
Menurut penilaian, Gresik mencatat capaian 87,99 persen dalam peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, serta 98,98 persen untuk layanan cek kesehatan gratis.
Seluruh puskesmas juga memiliki otonomi pengelolaan keuangan di atas rata-rata 83,85 persen dan menerapkan layanan primer terintegrasi berbasis kluster hingga 100 persen.
"Saya ucapkan terima kasih atas apresiasi ini, dan kami akan lebih semangat dalam melayani masyarakat dan mewujudkan daya saing daerah yang menjadi harapan warga Kabupaten Gresik," ucap Gus Yani. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




