Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, saat memberi sambutan.
“Saya terus bersinergi dan berkolaborasi dengan ATR/BPN serta pihak lainnya, termasuk mengampanyekan aksi-aksi melawan mafia tanah,” tuturnya.
AHY menegaskan tiga prinsip penting yang harus dipegang Satgas Anti-Mafia Tanah:
- Adaptif – menghadapi mafia tanah yang makin cerdas dan canggih memanfaatkan teknologi serta jaringan.
- Tangguh – tidak tergoda dan tidak menjadi backing bagi pelaku.
- Responsif – setiap laporan harus ditangani cepat, tepat, dan sesuai aturan.
“Mafia tanah bermetamorfosis, makin cerdas, makin canggih memanfaatkan teknologi dan jaringan. Kita harus lebih adaptif. Kedua, tangguh, jangan tergoda dan jangan menjadi backing. Terakhir responsif, setiap laporan harus ditangani cepat, tepat, dan sesuai aturan,” urai AHY. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




