Peresmian rehabilitasi sarana dan prasarana SMANOR Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jatim menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan berkeadilan, termasuk melalui pengembangan pendidikan berbasis olahraga. Komitmen itu diwujudkan dengan peresmian rehabilitasi sarana dan prasarana SMA Negeri Olahraga (SMANOR) Sidoarjo oleh Gubernur Khofifah, Rabu (17/12/2025).
Rehabilitasi gedung dan fasilitas SMANOR menjadikan sekolah ini semakin strategis sebagai pusat pembinaan atlet pelajar Jawa Timur. Gubernur Khofifah berharap sarana yang representatif mampu membangun semangat juang, meningkatkan kualitas pembinaan, serta melahirkan prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
"Sarana dan prasarana yang direhabilitasi membangun semangat lebih hebat serta memberikan penguatan bagi pelatih, siswa di SMANOR untuk mengukir prestasi. Optimis akan lahirkan Atlet Berkarakter dan Berprestasi Dunia. Terus berkarya dan mengukir prestasi. Bawa nama Jatim dan Indonesia di kancah dunia," ujarnya.
Menurut dia, SMANOR bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter atlet muda yang menjunjung disiplin, sportivitas, mental juara, dan daya juang tinggi.
"Rehabilitasi gedung serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang kita resmikan keseriusan Pemprov Jatim mendukung proses pembelajaran dan pembinaan olahraga yang aman, nyaman, representatif, dan sesuai standar kebutuhan peserta didik masa kini," paparnya.
Khofifah menekankan pembangunan fisik harus diimbangi dengan pengembangan sumber daya manusia. Ia juga mengajak tenaga pendidik dan pelatih menanamkan nilai karakter kepada siswa.
"Saya mengajak seluruh tenaga pendidik dan pelatih menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa karena prestasi sejati bukan tentang medali dan piala, tetapi tentang kejujuran, kerja keras, disiplin, tanggung jawab dan semangat pantang menyerah," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




