BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menggelar pasar murah ke-300 di halaman Balai Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Sabtu (20/12/2025).
Didampingi Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Jatim, Khofifah menyampaikan bahwa menjelang natal dan tahun baru (Nataru), sejumlah kebutuhan pokok kerap mengalami kenaikan harga.
BACA JUGA:
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
Ia menilai keberadaan pasar murah cukup efektif untuk menekan lonjakan harga karena menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
“Di penghujung 2025 ini merupakan pasar murah yang ke-300. Kami berharap pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat bisa semakin mudah dijangkau. Saya juga selalu berpesan agar pasar murah tidak digelar terlalu dekat dengan pasar tradisional,” ujar Khofifah.
“Alhamdulillah, masyarakat selalu antusias hadir dan memanfaatkan kesempatan adanya pasar murah,” tambahnya.
Khofifah menjelaskan harga kebutuhan logistik yang dijual di pasar murah merupakan hasil subsidi dari Pemprov Jatim sehingga lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional.
“Ini bagian dari intervensi pemerintah untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi. Sifatnya melengkapi upaya yang juga dilakukan masing-masing kabupaten dan kota,” ungkapnya.
“Kabupaten Bojonegoro juga menggelar pasar murah, dan kami saling melengkapi titik-titik pelaksanaan karena wilayah Jawa Timur sangat luas,” lanjutnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




