Razia di salah satu warung yang berada di akses menuju Jembatan Suramadu
Meski tidak menemukan pelanggaran, petugas tetap memberikan imbauan kepada pemilik warung serta memasang stiker peringatan terkait ketenteraman dan ketertiban masyarakat.
Ariek menegaskan, razia serupa akan dilakukan secara rutin, khususnya menjelang bulan puasa, guna mencegah potensi pelanggaran.
Sementara itu, Camat Burneh, Erwin Yusuf, mengungkapkan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait dugaan keberadaan LC di warung-warung tersebut.
Bahkan, selain diduga menyediakan pemandu lagu yang mengarah pada praktik prostitusi, warung-warung itu juga dilaporkan menjual minuman keras.
"Setelah ada laporan itu, kami bersama petugas gabungan turun langsung melakukan operasi," tegas Erwin.
Ia menambahkan, meski dalam razia kali ini belum ditemukan aktivitas mencurigakan, pengawasan akan terus diperketat.
"Saat ini belum ditemukan kegiatan mencurigakan, namun ke depan akan kami gencarkan razia ini," tutupnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




