Kondisi korban saat dilarikan ke UGD RSUD Syamrambu
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Seorang penghuni rumah kos di Dusun Klocengan, Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah menjadi korban pembacokan dan ditemukan terkapar di kamar mandi, Selasa (20/1/2026).
Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar. Dalam rekaman video yang beredar di grup WhatsApp, terlihat seorang anak kecil berbaju merah berteriak histeris saat petugas puskesmas dan kepolisian mengevakuasi tubuh korban.
"Bapak.. bapak.. itu bapak saya," teriak anak tersebut.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama mengatakan, insiden bermula dari cekcok mulut antara korban berinisial SL (35), warga asal Pamekasan, dengan tetangga kosnya.
Adu mulut terjadi di depan kamar kos korban dan terus memanas hingga dua orang pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melakukan penganiayaan.
"Korban dianiaya menggunakan senjata tajam dan terkapar penuh luka," ujar Agung, Selasa (20/1/2026).
Usai dibacok, korban sempat masuk ke dalam kamar sebelum akhirnya terkapar di kamar mandi dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat luka bacok di sejumlah bagian tubuh.
"Petugas langsung ke lokasi dan mengevakuasi korban ke puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan," jelasnya.
Agung menambahkan, usai kejadian tersebut dua orang yang diduga sebagai pelaku langsung melarikan diri. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap keduanya.
"Untuk motif masih kami dalami karena dua pelaku masih kabur," ungkapnya.
Sementara itu, dokter UGD RSUD Syamrabu Bangkalan dr Mahrus menyampaikan kondisi korban mulai berangsur membaik dan sudah sadar.
"Kesadaran masih baik. Untuk lukanya, ada di tangan kanan dan kiri, dada serta paha," pungkasnya. (van)






