Gubernur Khofifah saat meresmikan program Permata Jatim di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Intervensi APBD Jatim senilai Rp9,09 miliar dialokasikan untuk penanganan kawasan Bendomungal, meliputi pembangunan jalan paving dan drainase, normalisasi sungai, penataan makam Habib Abdullah Bin Ali Al Haddad, pembangunan TPS3R, SPAM, serta septic tank komunal.
“Penataan kawasan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan hunian yang layak, sehat, aman, dan berkelanjutan,” kata Khofifah.
Program ini juga mendukung potensi Bendomungal sebagai kawasan wisata religi. Lingkungan yang tertata diharapkan meningkatkan kenyamanan peziarah, sekaligus memperkuat fungsi sosial dan religius masyarakat, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM.
“Dengan kondisi kawasan permukiman yang layak huni, tetapi juga sebagai destinasi wisata religi yang memberi manfaat sosial, budaya, dan ekonomi secara berkelanjutan,” ucap Khofifah.
Ia pun mengajak masyarakat Bendomungal menjaga dan merawat kawasan dengan penuh tanggung jawab.
“Pemukiman yang sudah bersih tolong dijaga dengan diimbangi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Mari kita jadikan contoh kawasan ini menjadi ruang hidup yang membanggakan, memberi manfaat nyata, sekaligus menginspirasi penataan kawasan permukiman lain di Jawa Timur,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan bahwa penanganan kawasan kumuh membutuhkan keseriusan karena mencakup masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan.
“Apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Khofifah dan Pemprov Jatim atas dukungan sehingga program Permata Jatim di kawasan ini bisa terwujud. Mari kita rawat dan jaga sarana yang baik sehingga terus berkembang menjadi ruang hidup sosial, ekonomi, dan religi bagi masyarakat Bendomungal,” paparnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




