SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sidoarjo menghidupkan suasana bulan suci dengan rangkaian kegiatan bertajuk "Semarak Ramadhan Kadin Sidoarjo".
Acara yang dipusatkan di Gedung Your Center Disporapar Sidoarjo ini menghadirkan perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Festival Banjari sebagai upaya mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus menjaring bakat-bakat muda.
Ketua Kadin Sidoarjo, Ubaidillah, menyampaikan bahwa agenda tahun ini merupakan bentuk peningkatan signifikan dari program Ramadhan tahun-tahun sebelumnya.
"Jika tahun lalu kita fokus pada pembagian takjil selama 15 hari, tahun ini kita tingkatkan kegiatannya dari awal hingga akhir Ramadhan," ujar sosok yang akrab disapa Gus Ubaid tersebut.
Semarak Ramadhan tahun ini menitikberatkan pada aspek pendidikan dan kaderisasi generasi muda. Lomba MTQ diikuti oleh 25 peserta kategori anak-anak tingkat MI/sederajat, sementara Festival Banjari melibatkan 25 grup dari berbagai wilayah di Sidoarjo.
Untuk memastikan kualitas kompetisi, Kadin Sidoarjo bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sidoarjo dalam proses penilaian dan penjaringan bibit unggul.
"Sidoarjo dikenal sebagai Kota Santri. Kami ingin ekonomi daerah juga selaras dengan nilai-nilai religius. Melalui kegiatan ini, kami berharap muncul bibit-bibit baru yang nantinya bisa mewakili Sidoarjo di ajang provinsi, nasional, bahkan internasional," tambah Gus Ubaid.
Selain kompetisi seni islami, Kadin Sidoarjo telah menyiapkan serangkaian agenda rutin lainnya guna menebar manfaat selama bulan puasa, di antaranya:
- Buka Puasa Bersama: Mengundang seluruh pengurus dan para pemenang lomba sebagai ajang silaturahmi.
- Sahur On The Road: Aksi sosial yang akan difokuskan di kawasan Pasar Sepanjang.
- Bagi Takjil Gratis: Dilaksanakan setiap hari di depan kantor Kadin Sidoarjo selama satu bulan penuh.
Ke depannya, Kadin Sidoarjo berencana memperluas kategori lomba MTQ hingga mencakup tingkat remaja dan dewasa. Langkah ini diharapkan dapat memberikan wadah yang lebih luas bagi masyarakat Sidoarjo untuk berprestasi di bidang seni baca Al-Qur'an dan memperkuat identitas Sidoarjo sebagai daerah yang religius dan berdaya saing. (cat/rev)















