Jatanras Polda Jatim Gulung Spesialis Bobol Rumah Siang Hari Lintas Provinsi

Jatanras Polda Jatim Gulung Spesialis Bobol Rumah Siang Hari Lintas Provinsi Konferensi pers Polda Jatim penangkapan komplotan spesialis pembobol rumah kosong

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum mengungkap komplotan spesialis pembobol lintas provinsi yang beraksi pada siang hari, dengan empat tersangka berhasil diamankan.

Para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni Sidoarjo, Jawa Timur, dan Purwokerto, Jawa Tengah. Dari total tujuh orang dalam komplotan tersebut, empat pelaku telah diamankan, sementara lainnya masih dalam pengejaran.

Empat tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial DJ alias Dhowe (48) warga Kelurahan Celep, Kecamatan Sidoarjo, GTP alias Hoget warga Sidoarjo, MS alias Sapta (30) warga Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, serta SWD alias Wardo (54) warga Kelurahan Sidokare, Kecamatan Sidoarjo.

Aksi pembobolan itu tercatat telah dilakukan sebanyak 13 kali di sejumlah wilayah, meliputi Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Penangkapan dilakukan secara terpisah, dengan dua pelaku ditangkap di Purwokerto dan dua lainnya di Sidoarjo.

Dalam konferensi pers pada Selasa (5/5/2026), Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abbas didampingi Wadirreskrimum AKBP M. Umar dan Kanit III AKP Fauzi memaparkan pengungkapan kasus tersebut.

Kombes Pol Jules Abraham Abbas menjelaskan jumlah anggota komplotan mencapai tujuh orang, dengan sebagian telah ditangkap oleh jajaran kepolisian.

"4 pelaku berhasil ditangkap subdit Jatanras , 2 pelaku lainya tertangkap Polres Sidoarjo dan 1 pelaku masih menjadi DPO. Dari tangkapan yang dilakukan juga berhasil mengamankan barang bukti hasil curian," Selasa (5/5/2026).

Keberhasilan para pelaku dalam menjalankan aksinya didukung oleh cara mereka memilih target rumah yang dipastikan dalam keadaan kosong.

"Para kelompok ini mencari rumah rumah yang lampu teras rumah menyala pada siang hari, juga pagar rumah yang terkunci gembok dari luar. Namun meski sudah mengetahui situasi rumah yang diduga kosong, para pelaku ini memastikan dengan cara mencari info disekitaran bahwa rumah yang menjadi target pembobolan dipastikan tidak berpenghuni" ujarnya.

Setelah memastikan kondisi rumah, pelaku kemudian masuk dengan memanjat pagar atau tembok, lalu membobol bagian belakang rumah untuk menghindari perhatian warga.

"Jadi cara aksi pelaku ini masuk kerumah korban dengan masuk dari sisi belakang rumah lalu membobol pintu belakang. Beberapa harta berharga yang dicuri diutamakan ukuran kecil tapi berharga, antara lain perhiasan dan uang," tambah Umar.

Dari penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan, antara lain sepeda motor Yamaha R15, emas batangan seberat 27 gram dan 48 gram, serta tiga unit jam tangan merek Fossil, Rolex, dan Jinshengsi.

Berdasarkan pengakuan pelaku, sedikitnya terdapat 13 lokasi kejadian perkara (TKP) yang menjadi sasaran, di antaranya di Legundi, Kabupaten Gresik; Candi, Kabupaten Sidoarjo sebanyak tiga kali; Porong, Kabupaten Sidoarjo; Pandaan, Kabupaten Pasuruan; Tulangan, Kabupaten Sidoarjo; Madiun; Nganjuk sebanyak dua kali; Malang sebanyak dua kali; dan Ngawi. Selain itu, aksi serupa juga dilakukan di wilayah Jawa Tengah, yakni di Solo, Sragen, dan Surakarta.

Salah satu aksi pembobolan terjadi di Perum Renojoyo, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam aksi tersebut, peran eksekutor dilakukan oleh DJ alias Dhowe bersama satu pelaku lain yang masih berstatus buron.

Dari lokasi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur emas seberat 27 gram dengan nilai jual sekitar Rp112 juta.

Selain emas, komplotan ini juga diketahui telah menggasak uang tunai dan barang elektronik mewah dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. (rus/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Razia Balap Liar, Polrestabes Surabaya Amankan dan Proses Hukum Joki ':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO