Ilustrasi. Foto: Ist
Misalnya ketika seseorang serius menekuni melukis, dia akan mudah bergabung dengan grup seniman lokal atau kelas lukis daring. Di sana dia akan bertemu orang-orang dengan minat yang sama, mereka akan saling bertukar cerita, saling mengkritik karya, dan memberikan semangat.
Lingkaran pertemanan ini terasa hangat dan suportif. Di dunia yang semakin individualis, memiliki teman dari hobi produktif seperti menemukan keluarga baru.
Tentu saja bukan berarti semua hobi harus produktif. Menonton film, mendengarkan musik sambil rebahan, atau melakukan hobi yang murni untuk besantai.
Yang terpenting jangan sampai hobi produktif terasa seperti pekerjaan yang membebani. Nikmati setiap prosesnya, lakukan hobi karena senang bukan karena terpaksa.
Lalu, bagaimana jika belum memiliki hobi produktif? Jangan khawatir, mulailah dari hal sederhana. Tidak perlu beli peralatan mahal, cukup gunakan apa yang ada di rumah.
Sisihkan sedikit waktu dan jangan takut gagal, kue yang gosong, atau gambar yang jelek adalah bagian dari proses belajar. karena setiap ahli pernah menjadi pemula. (mg1/rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




