Penampilan Marquez menjadi aksi yang paling ditunggu di GP Mugello akhir pekan ini.
MUGELLO, BANGSAONLINE.com – "When the cat's away, the mice will play"—ketika kucing pergi, tikus-tikus akan bermain. Ungkapan ikonik dari pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, ini tampaknya menjadi tajuk paling pas menyambut kembalinya Marc Marquez di MotoGP Italia 2026 setelah sempat menepi akibat cedera.
Bukan rahasia lagi, dalam kondisi fit, pembalap Ducati Lenovo ini adalah tolok ukur tertinggi di grid. Musim lalu menjadi bukti kedigdayaannya saat mengunci gelar juara dunia ke-9 (ke-7 di kelas utama) ketika musim masih menyisakan lima seri—sebuah rekor baru yang gila dengan catatan 25 kemenangan dari 36 balapan. Rekor yang membuat jagoan generasi baru seperti Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, Pedro Acosta, hingga sang adik, Alex Marquez, mati kutu.
BACA JUGA:
- Alex Marquez Sukses Jalani Operasi Tulang Selangka Pasca-Kecelakaan Horor di Catalunya
- GP Catalunya Diwarnai Drama Horor, Fabio di Giannantonio Menang Lewat Dua Kali Red Flag
- Penyebab Marc Marquez Pingsan Usai Kecelakaan di Le Mans: Saya Balapan dengan Satu Setengah Lengan
- Hasil Sprint MotoGP GP Prancis: Jorge Martin Menang usai Start Luar Biasa, Marquez Ndlosor!
Namun, dominasi "Si Semut dari Cervera" sempat terhenti akibat kecelakaan fatal di Mandalika pada Oktober tahun lalu. Tujuh bulan berselang, biang kerok masalah fisiknya baru terungkap: sebuah sekrup di bahu kanannya rusak dan menekan saraf, menyebabkan lengan kanannya kehilangan tenaga secara tiba-tiba saat memacu motor.
Sebelum titik terang itu ditemukan, awal musim 2026 menjadi periode yang sangat kelam bagi pembalap berusia 32 tahun ini. Marquez sempat buta arah mengenai apa yang salah dengan tubuhnya. Saking frustrasinya, ia bahkan sempat menguji fisiknya dengan berlatih berkendara hanya mengandalkan lengan kanannya yang bermasalah.
Titik balik baru muncul setelah ia berinisiatif melakukan pemeriksaan mendalam pasca-terjatuh di GP Spanyol akhir Maret lalu. Puncaknya, air mata Marquez tumpah di hadapan kru Ducati setelah ia mengalami kecelakaan lagi di sesi sprint GP Prancis, saat ia akhirnya menyadari kepedihan yang ia tahan selama ini.
"Saya hanya balapan dengan 1,5 lengan," tukas Marquez jujur saat itu.
Meski getir, ada rasa lega luar biasa karena sumber masalahnya kini telah teridentifikasi. Pada 10 Mei 2026, Marquez menjalani operasi sukses di Madrid, Spanyol, untuk memperbaiki sekrup tersebut, sekaligus memulihkan retak tulang jari kaki yang didapatnya dari insiden di Prancis.
Proses pemulihan yang tergolong cepat ini menjadi sinyal positif. Sejak badai cedera hebat pada medio 2020-2022, Marquez kini jauh lebih bijak dan berhati-hati dalam merencanakan comeback.
Melalui rilis resminya pada Senin (26/5/2026), Ducati mengonfirmasi bahwa sang juara dunia siap menuju Sirkuit Mugello untuk seri yang akan digelar pada 29-31 Mei ini.
"Setelah pemeriksaan medis yang positif, Marc akan berangkat ke Mugello besok," tulis pernyataan resmi Ducati.
"Dia dijadwalkan untuk menjalani evaluasi final di lintasan pada Kamis untuk mendapatkan izin balapan di GP Italia."
Kembalinya Marquez tentu menjadi suntikan energi luar biasa bagi Ducati. Terlebih lagi, pabrikan Borgo Panigale tersebut akan merayakan hari jadi mereka yang ke-100 tepat di GP Italia akhir pekan ini. Ducati pun telah menyiapkan livery spesial pada motor Desmosedici GP26 yang akan digeber oleh Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Kini, seluruh mata paddock tertuju ke Mugello: seberapa kuat sang kucing akan kembali mencengkeram mangsanya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




