Foto: MCH 2026
MAKKAH, BANGSAONLINE.com - Kemenhaj memastikan proses kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci berlangsung aman, nyaman, tertib, dan lancar hingga seluruh jemaah tiba di tanah air.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menyampaikan layanan pemulangan terus dioptimalkan, mulai dari pendampingan di hotel, keberangkatan menuju bandara, pemeriksaan dokumen perjalanan, penanganan bagasi, hingga kedatangan di debarkasi.
“Fokus kami adalah memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan terbaik pada setiap tahapan perjalanan pulang sehingga dapat kembali ke tanah air dengan aman dan nyaman,” ujarnya di Makkah pada Rabu (17/6/2026).
Ia pun mengingatkan jemaah untuk mematuhi ketentuan barang bawaan, khususnya terkait air zamzam. Jemaah tidak diperkenankan membawa air zamzam dalam koper bagasi maupun tas kabin sesuai aturan keamanan penerbangan Arab Saudi.
“Petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh bagasi. Apabila ditemukan air zamzam di dalam koper, maka akan dikeluarkan sehingga berpotensi menghambat proses penanganan bagasi dan keberangkatan,” kata Maria.
Ditegaskan pula bahwa jemaah tidak perlu khawatir karena air zamzam telah disiapkan dan akan didistribusikan resmi di Indonesia.
“Kami mengimbau jemaah untuk tidak membawa air zamzam tambahan di dalam koper. Air zamzam sudah disiapkan untuk jemaah dan akan diterima setibanya di Indonesia,” ucap Maria.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jemaah yang telah tertib mengikuti aturan barang bawaan.
“Kepatuhan terhadap aturan barang bawaan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper maupun tas kabin, sangat membantu kelancaran proses pemeriksaan, penanganan bagasi, dan keberangkatan menuju tanah air,” paparnya.
Hingga hari ke-57 operasional haji atau hari ke-16 masa pemulangan, sebanyak 266 kloter dengan 103.246 jemaah dan 1.062 petugas telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah. Sementara melalui Bandara Madinah, 15 kloter dengan 5.901 jemaah dan 60 petugas telah diberangkatkan.
Total kepulangan mencapai 275 kloter dengan 107.989 orang tiba di Indonesia. Pada saat yang sama, pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga terus berjalan.
Hingga kini, 179 kloter dengan 68.683 jemaah dan 716 petugas telah diberangkatkan. Maria mengajak jemaah menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tanah air.
“Haji yang mabrur tidak berhenti saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Kemabruran harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian kepada sesama, semangat berbagi, akhlak yang baik, serta kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Kemenhaj berkomitmen memberikan layanan terbaik hingga seluruh jemaah haji Indonesia tiba di tanah air dengan selamat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga. (msn/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




