Founder Bani Insan Peduli dan Kalapas Pamekasan menandatangani MoU
Program tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan sekaligus menciptakan aktivitas produktif yang memiliki nilai ekonomi.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Sugeng, menyambut baik komitmen yang diberikan Bani Insan Peduli dan menyebut dukungan tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat pembinaan warga binaan melalui keterlibatan pihak ketiga.
“Kami sangat bahagia dengan kepedulian BIP dan Pemkab Pamekasan. Ini langkah awal agar pembinaan narapidana di Pamekasan lebih terarah karena sudah dikolaborasikan dengan pihak ketiga,” ungkap Sugeng.
Sugeng menambahkan, program peternakan ayam petelur terpadu tersebut juga sejalan dengan semangat ketahanan pangan nasional yang tengah digelorakan pemerintah.
Program itu sekaligus menjadi bagian dari implementasi 15 aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendapat respons positif dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur.
“Ini salah satu dari 15 aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kakanwil merespons sangat baik. Tim teknis Lapas dan BIP akan segera menindaklanjuti konsep yang akan dilaksanakan ke depan,” pungkasnya. (dim/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




