Pelaku ketika diamankan di Polsek Driyorejo. foto: syuhud/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Lantaran diduga sakit hati, Imam Safi’i (34), warga Tenaru Kecamatan Driyorejo, nekat melakukan percobaan pembunuhan terhadap kakak kandungnya, Cipto Hadi (50) dengan cara menggergajinya.
Aksi nekat tersebut dilakukan lantaran sakit hati, setelah mengetahui bahwa ibunya Kasiatin (65) hendak diusir oleh Cipto dari rumahnya.
BACA JUGA:
- Tersangka Penganiayaan Pegawai DPUTR Gresik Ditahan, Kuasa Hukum Apresiasi Langkah Kejaksaan
- Kejari Gresik Tahan Pegawai DPUTR Tersangka Penganiayaan
- Polres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Dari Curanmor hingga Pengeroyokan Suporter
- Arena Judi Sabung Ayam di Wringinanom Digrebek, Polres Gresik Amankan 6 Orang
Kejadian naas itu berawal pada hari Rabu (9/12) pekan lalu. Sekitar pukul 18.00 WIB, Imam Safi’i pulang ke rumah ibunya yang bersebelahan dengan rumah korban, Cipto Hadi, dalam keadaan mabuk. Di saat bersamaan, Imam Safi'i mendengar kabar jika kakaknya mengusir ibunya.
Namun, Siti Suaidah, kakak korban, memarahi Imam Safi'i karena pulang-pulang mabuk. Karena terbawa pengaruh alkohol, pelaku tidak terima dan menganiaya Siti Suaidah, dengan tangan kosong.
Tahu kejadian itu, keponakan Siti, Sella, berusaha untuk melerainya. Usai menganiaya Siti Suaidah, pelaku mengamuk sambil berteriak memanggil nama Cipto Hadi.
Tahu adiknya mengamuk dan mencarinya, Cipto melarikan diri namun terjatuh. Pelaku pun langsung menggorok Cipto. Akibat ulah adiknya, Cipto mengalami luka robek di bagian tubuhnya, yaitu punggung, kepala sebelah kanan dan kiri, leher belakang serta daun telinga nyaris putus.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




