NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Warga menanam pohon pisang di jalan Guyangan-Berbek karena kesal melihat kondisinya yang rusak parah. Padahal, Dinas PU Bina Marga setempat sudah melakukan upaya penambalan, namun akibat hujan tak henti, aspal jalan kembali mengelupas hingga membentukan kubangan.
Menurut Warsito (53), warga RW 2 Kelurahan Guyangan, akibat kondisi jalan rusak tersebut, seorang pengendara motor, asal Kelurahan Kedondong, Kecamatan Bagor, terperosok ke kubangan jalan sedalam 30 sentimeter, hinga kakinya patah, Kamis (12/2).
Baca Juga: Lima Tahun Tak Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Rusak Penghubung Kecamatan di Nganjuk
“Melihat kejadian itu, beberapa warga emosi, hingga menanam pohon pisang di dekat jalan rusak tersebut,” cetus Warsito, yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, kepada BANGSAONLINE.
Selain jalan yang ditanami pohon pisang itu, jalur yang menghubungkan Guyangan-Berbek ini hampir di sepanjang jalurnya berlubang. Rusaknya jalan ini diduga akibat air yang menggenang di jalan akibat kurangnya resapan. Selain itu akibat banyaknya truk yang bermuatan berat melintas di jalan tersebut.
Jalan sepanjang kurang lebih 5 km itu, hanya sekitar 0,5 kilometer sajasaja yang mulus karena baru dilakukan perawatan. Kondisi jalan yang mulus itu mulai dari lampu merah Gandu hingga pom bensin di Desa Sekar Putih. Pihaknya berharap pihak terkait segera turun tangan. Sementara, bagi pengguna jalan, diharapkan berhati-hati agar tidak celaka. (dit/sta)
Baca Juga: Jalan Kabupaten Rusak 65 Persen, Bupati Nganjuk Gelontorkan Rp 27 Miliar untuk Perbaikan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News