Menara kembar Petronas.
MATARAM, BANGSAONLINE.com - Petroliam Nasional Berhad (Petronas) Malaysia membutuhkan sebanyak 7.000 tenaga kerja dari Indonesia. Ribuan naker itu akan dipekerjakan dalam proyek pembangunan pabrik dan perkantoran di Johor, Malaysia.
"Petronas membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia sebanyak 7.000 orang. Bisa jadi ada tambahan lagi," kata Perwakilan Petronas, Hardiman, ketika mengadakan pertemuan dengan Ketua APJATI (Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) Nusa Tenggara Barat (NTB) H Muhammadun, di Mataram, Rabu (17/2).
BACA JUGA:
- Pemkab Pamekasan dan Petronas North Ketapang Sosialisasikan Rencana Survei Migas
- Kelola PI Petronas, PT. PJSE dan PT. GSM Optimis Tingkatkan PAD dari Sektor Kekayaan Alam
- Petronas Komitmen Berkontribusi Positif untuk Masyarakat di Sekitar Operasi
- Pemkab Gresik Bersama Petronas dan SKK Migas Tanam 10.000 Mangrove di Manyar
Hardiman berada di Mataram, NTB, juga dalam rangka melakukan pertemuan dengan perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) di provinsi tersebut.
Ia mengaku juga sudah mengadakan pertemuan dengan PPTKIS di Pulau Jawa, sekaligus mensosialisasikan tentang kebutuhan Petronas akan tenaga kerja dari Indonesia.
"Kami menyosialisasikan kebutuhan tenaga kerja tersebut ke hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk juga di Provinsi Nusa Tenggara Timur," ujarnya.
Menurut dia, tenaga kerja yang dibutuhkan tidak hanya yang memiliki keahlian khusus, seperti tenaga las dan permesinan serta konstruksi yang memiliki sertifikat keahlian dari lembaga yang diakui, tetapi juga tenaga kerja nonkeahlian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




