Banyak Peternak Pindah Profesi, Pasokan Susu Sapi di KUD Batu terus Menurun

Banyak Peternak Pindah Profesi, Pasokan Susu Sapi di KUD Batu terus Menurun Ketua KUD Batu, Ismail Hasan

Namun, Ismail tetap optimis beberapa tahun ke depan KUD Batu bisa menguasai pasar yang ada, semakin berkembang dan bisa mensejahterakan anggota dengan lebih baik lagi. "Itu harapan utama kami," katanya lagi.

Senada dengan Ismail Hasan, Sekertaris KUD , Yusuf Joko Lesmono, membenarkan bahwa pasokan susu dari petani menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi, dari segi usaha, kata Yusuf, KUD Batu terus berkembang maju.

"Seperti bertambahnya outlet susu di beberapa tempat seperti , Jember, dan Surabaya, bahkan kiriman susu pasteurisasi ke Pulau Dewata. Ya meski pasokan susu menurun, tapi dari segi usaha, KUD Batu meningkat 10 persen, dari tahun sebelumnya," terang Yusuf.

Sekarang, lanjut Yusuf, KUD Batu hanya mengelola 20 persen hasil susu para peternak sapi, dan sisanya 80 persen tetap disetorkan langsung ke Nestle. Meskipun begitu, Yusuf mengklaim KUD Batu tetap maju. Sebab, 20 persen susu yang dikelola langsung dijual di outlet resmi KUD bernama Nandi Murni yang sudah menyebar luas.

"Ya semoga para petani ke depan tetap semangat merawat dan memelihara sapi untuk menghasilkan susu. Karena inti KUD adalah para anggota yang menghasilkan susu," tandasnya.(lih/thu/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Dengan Santainya, Maling Gasak Motor Karyawan Pabrik di Kota Batu':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO