PENDALAMAN: Komisi B ketika mempelajari program masing-masing SKPD di RPJMD 2016-2021. foto: syuhud/ BANGSAONLINE
Sementara Ketua Komisi B, M. Subeki meminta kepada semua SKPD yang menjadi mitra Komisi B agar membuat program yang sesuai dengan visi-misi Bupati-Wabup Gresik. "Buat program yang rasional yang tidak menyimpang dari visi-misi Bupati-Wabup dan program pemerintah pusat," kata politisi PD ini.
"Kan percuma buat program muluk-muluk kalau gak bisa direalisasikan," terangnya.
Sementara Kepala Kantor Ketahanan Pangan Pemkab Gresik, Wasti Andarini mengatakan, SKPD yang dipimpinnya sudah bisa mewujudkan program ketahanan pangan yang telah dicantumkan dalam visi-misi Bupati-Wabup SQ.
Terbukti, hingga sekarang kebutuhan pangan di Kabupaten Gresik tetap surplus (berlebih). "Ini bukti kongkrit yang kami lakukan untuk memertahankan program ketahanan pangan di Kabupaten Gresik," katanya.
Kepala Disperta (Dinas Pertanian) Pemkab Gresik, Agus Djoko Waluyo menambahkan, bahwa pertanian di Kabupaten Gresik semakin tahun semakin menunjukkan hasil yang menggembirakan. Setiap tahun hasil panen pertanian pangan (padi) selalu surplus dari kebutuhan konsumsi masyarakat. "Kami terus memerluas areal pertanian padi untuk swasembada beras. Tahun 2016 ini areal pertanian kami targetkan 67.000 hektar," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




