Atraksi terjun payung. (ft-tribun)
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com – Atraksi terjun payung mewarnai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Sabtu (1/10). Lima penerjun Komando Pasukan Katak (Kopaska) dari TNI Angkatan Laut terjun payung di langit dari helikopter milik TNI AL jenis Bell 412 dalam posisi ketinggian 6000 feet (kaki).
Kelima penerjun menggunakan parasut warna warni. Satu per satu menunjukkan kemampuannya. Mereka pun mendarat sempurna di hadapan ratusan peserta upacara. Gemuruh suara tepuk tangan pun menggema di lokasi peringatan Hapsak Pancasila itu.
BACA JUGA:
- Remaja yang Dilaporkan Hilang di Puncak Ijen, Ternyata Ditinggal Temannya
- Gagal Nyalip Truk, Motor yang Dikemudikan Ibu di Banyuwangi Alami Laka hingga Tewaskan 1 Anak
- Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Bendungan Sungai Baru Banyuwangi
- Heboh Kambing Lahir Bermata Satu di Banyuwangi, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko. Peringatan tahun ini bertemakan “Kerja Nyata untuk Kemajuan Bangsa sebagai Wujud Pengamalan Pancasila”. Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Satpol PP, Korpri, BUMD/BUMN, elemen pemuda, mahasiswa dan pramuka.
Dalam amanahnya, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menyatakan, dengan tema ini kita ingin mewujudkan Bangsa Indonesia dan Banyuwangi yang lebih maju.
“Tantangan apapun yang kita hadapi dari luar, harus bisa kita hadapi dengan memfokuskan diri pada kerja nyata untuk menghasilkan output yang berkualitas. Tentunya dengan tetap berpedoman kepada nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman bangsa,” tandas Wabup Yusuf. (bwi1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




