Komisi C bersama Dinas Pekerjaan Umum saat sidak di lokasi Rusunawa.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kesan mangkrak terpatri di kawasan rumah susun sederhana dengan sistem sewa (rusunawa) di kelurahan Dandangan kota Kediri. Ini terlihat saat ada sidak yang dilakukan komisi C DPRD Kota Kediri ke rumah susun tersebut, Kamis (6/10).
Dalam sidak yang dialukan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), kalangan dewan menemukan masih banyak kekurangan. Di antaranya, dari ratusan rumah susun, hanya 48 kamar ruangan saja yang bisa difungsikan. Lainnya, masih belum, karena kondisinya ada yang rusak dan belum ada fasilitas pendukung. Kondisinya juga kotor.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Kediri Yudi Ayubchan mendesak pemerintah kota kediri segera memfungsikan rusunawa tersebut. Meski sudah lama selesai dibangun, tetapi masih saja dibiarkan mangkrak. Ppadahal, keberadaan rumah sewa tersebut cukup dinantikan masyarakat yang kurang mampu.
“Pemkot harus lebih serius lagi menangani pemukiman. Agar segera difungsikan, masyarakat juga segera bisa merasakan hasilnya,” pintanya.
Di sisi lain, kata Ayub, pihaknya menganggap Dinas Pekerjaan Umum kurang fokus mempersiapkan rusunawa dan justru berencana akan membangun taman kota.
“Saya minta Dinas PU fokus dulu menyelesaikan rusunawa. Sarana dan prasarana yang belum ada segera dilengkapi. Seperti taman dan juga akses jalan. Kami ekekutif selalu mengawal jika Dinas PU menganggarkan untuk rusunawa. Tapi kenyataannya, dari dulu sampai sekarang, bangunan ya seperti ini,” keluhnya sambil menunjuk beberapa tembok bangunan rusunawa yang mulai mengelupas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




