Salah seorang warga nekat melintasi jembatan yang terputus. foto: AHMAD/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tingginya curah hujan di bulan Desember ini membuat sarana dan prasarana di Kecamatan Senori dan Kenduruan Kabupaten Tuban mengalami kerusakan.
Pantauan BANGSAONLINE.com, Minggu (4/12), jembatan di Dusun Malo menuju Dusun Banaran, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori mengalami retak dan ambles. Sedangkan jembatan di Kecamatan Kenduruan, tepatnya di jalur menuju wisata alam pemandian air hangat, malah mengalami longsor.
BACA JUGA:
- Cegah Laka Lantas, TNI Koramil 0811/12 Bancar Tuban dan Warga Perbaiki Jalanan Rusak
- Ini Kata Komisi I DPRD Tuban saat Tinjau Jalan Desa Leran Wetan yang Rusak Akibat Kendaraan Tambang
- Belum Genap Sebulan Diperbaiki, Jembatan Damseng Senori Sudah Rusak
- Sempat Molor, Proyek Jembatan Dam Seng Senori Tuban Akhirnya Hampir Selesai
Warga Desa Sidoharjo, Ali Mustofa kepada BANGSAONLINE.com mengatakan, amblesnya jembatan itu terjadi 4 hari yang lalu. Menurut dia, jembatan itu ambles akibat diguyur hujan deras terus menerus sehingga kontur tanahnya terkikis.
"Mengetahui itu kami langsung melaporkan kepada perangkat desa," kata Ali.
Hal yang sama terjadi di jembatan di Kenduruan. Akibat longsornya jembatan ini, pengunjung wisata pemandian air hangat harus naik ojek lantaran mobil tidak bisa masuk ke tempat wisata.
"Gak bisa masuk mas, soale jembatannya longsor," terang warga setempat.






