Petugas saat memeriksa pengunjung warung di Desa Sidoharjo. foto: AHMAD/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Senori menggelar razia untuk mengantisipasi peredaran obatan-obatan terlarang atau sejenisnya dengan meneyisir warung-warung yang biasa dibuat nongkrong para pemuda, Senin (6/2) malam.
"Operasi ini disebut tumpas narkoba dan sasarannya pada pemuda yang biasa nongkrong di malam hari. Sebab, pemuda rentan terkena pengaruh negatif dari obat-obatan terlarang seperti pil koplo," terang Kapolsek Senori, AKP Ahmad Kusrin kepada BANGSAONLINE.com.
BACA JUGA:
- Satpol PP Tuban Perketat Pengawasan Selama Ramadhan, Sasar Miras hingga Tempat Biliar
- Upaya Tekan Angka Laka Lantas, Polres Tuban Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026
- Pakai Knalpot Brong dan Tak Standar, 65 Motor Diamankan Polres Tuban
- Geber Motor dan Resahkan Warga, Belasan Remaja di Tuban Diamankan Polisi
"Operasi ini kami lakukan pada waktu malam hari. Alasannya, anak muda Desa Sidoharjo, Jatisari, Medalem, Sendang biasanya rame nyangkruk dan ngopi di warung-warung waktu malam," jelasnya.

Dalam razia itu, petugas menerjunkan 2 mobil patroli. Personel dibagi menjadi dua tim, di mana 1 mobil ke arah timur menuju warung milik Tarijah Desa Sidoharjo, sedangkan 1 mobil lain, menuju ke barat Desa Jatisari, Medalem dan Sendang. Kendati demikian, Kusrin mengimbau agar para pemuda tidak menggunakan obatan-obatan terlarang atau sejenisnya.
Belum ditemukan adanya peredaran obat-obatan terlarang dalam razia itu. "Semoga anak muda yang terbiasa menghabiskan dunia malam tidak menggunakan atau mencoba hal yang melanggar hukum," harap Kusrin, setelah pelaksanaan operasi tumpas narkoba. (ahm/wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




