Pemerkosaan di Cangkringturi Sidoarjo, Gadis 14 Tahun Digarap Tiga Pemuda

Pemerkosaan di Cangkringturi Sidoarjo, Gadis 14 Tahun Digarap Tiga Pemuda Ilustrasi

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Bunga (nama samaran) harus menanggung trauma mendalam pada usianya yang masih belia. Bocah 14 tahun tersebut menjadi korban pemerkosaan tiga pemuda bejat, Selasa malam (28/2).

Beruntung satu pelaku dapat diamankan polisi sesaat setelah kejadian. Sedangkan dua temannya sampai saat ini masih menjadi buruan.

Malam memilukan itu berawal dari perkenalan korban dengan M. Mafif Sarifudin sekitar satu bulan yang lalu. Pemuda 20 tahun itu adalah salah satu pelaku. Warga Desa Cangkringturi, Prambon, itu mengenal korban saat mengamen dengan teman-temannya di kawasan Wonoayu.

Bunga dan pelaku bertukar kontak telepon. Mereka intens berkomunikasi sehingga hubungan keduanya pun semakin akrab. Beberapa minggu kemudian, korban mengungkapkan kegundahannya kepada pelaku. Bunga galau ingin mencari pekerjaan.

Mendengar curhatan itu, pelaku malah mengambil kesempatan. Dia mengundang korban ke rumahnya dengan membawa dokumen pokok persyaratan kerja, seperti, kartu keluarga (KK). Mafif mengaku mau membantu mencarikan pekerjaan.

Gayung bersambut, korban tertarik dengan tawaran itu. Bunga yang tinggal di kawasan Tulangan minta diantar temannya ke rumah pelaku. Dia tiba sekitar pukul 17.00.

Mulanya, pelaku dan korban mengobrol di halaman rumah. Menjelang Maghrib, Mafif meminta korban masuk ke dalam. Dalihnya tidak enak dilihat tetangga. Eh, di dalam rumah itu ternyata sudah ada dua teman pelaku yang masih berstatus buron. Masing-masing berinisial FB dan KN.

Sejurus kemudian, tiga pemuda itu mulai melancarkan aksi bejatnya. FB mengawalinya dengan mengambil handphone korban yang ditaruh di atas meja dan langsung lari ke belakang. Bunga spontan mengejar untuk meraih kembali barang miliknya. Di depan kamar, korban selanjutnya dipaksa ketiga pelaku untuk masuk.

Mafif membekap Bunga dengan bantal agar tidak bisa berteriak. Dua pelaku lain lantas bergantian memegangi tangan dan memperkosa korban. Aksi terkutuk itu kemudian diakhiri si pemilik rumah. Bunga yang tidak berdaya hanya bisa pasrah. Dia tak kuasa melawan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO