Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dr. Ir. Dadan Hindayana dalam peringatan 1 Abad NU di Stadion Gajayana Kota Malang.
MALANG, BANGSAONLINE.com - Meski tidak memiliki dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama tetap menyampaikan apresiasi kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dr. Ir. Dadan Hindayana atas keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur.
Apresiasi tersebut disampaikan Lia saat bertemu langsung dengan Kepala BGN dalam momentum peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (08/02/26).
BACA JUGA:
- Petaka! Ratusan Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh
- Soroti Polemik Pemecatan Guru Yogi Susilo, Ning Lia Desak Investigasi Transparan Demi Keadilan
- DPD RI Lia Istifhama X KPID Jatim: RUU Penyiaran Harus Segera Disahkan
- Pemkot Kediri Tindaklanjuti Kasus Keracunan 73 Siswa Program MBG
Dalam kesempatan itu, Lia menegaskan bahwa penilaian terhadap program nasional harus diletakkan secara objektif, terlepas dari keterlibatan langsung maupun tidak langsung suatu pihak dalam pelaksanaannya.
Menurut Lia, Jawa Timur saat ini menjadi provinsi dengan pelaksanaan MBG paling progresif secara nasional, termasuk dari sisi jumlah penerima manfaat. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari kepemimpinan dan tata kelola yang solid di tingkat nasional, khususnya oleh Badan Gizi Nasional.
“Walaupun saya tidak memiliki dapur SPPG, saya melihat langsung bahwa pelaksanaan MBG di Jawa Timur berjalan sangat baik. Kuota penerima terbanyak nasional ini adalah bukti kerja serius dan terukur dari BGN,” ujar Lia.
Ia menilai keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari distribusi makanan, tetapi juga dari ketepatan standar gizi, sistem logistik yang rapi, serta pengawasan mutu yang konsisten. Hal tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




