Rabu, 04 Agustus 2021 23:47

SBY dan Budiono Dituntut Ambil Sikap soal Israel

Selasa, 15 Juli 2014 14:56 WIB
Editor: rosihan c anwar
Wartawan: suwandi
SBY dan Budiono Dituntut Ambil Sikap soal Israel
? Pelajar SMP dzan SMA Muhammadiyah di Tuban, saat demo. Foto:suwandi/bangsaonline

TUBAN (bangsaonline) - Sejumlah guru dan pelajar SMP-SMA Muhammadiyah Tuban menggelar aksi menuntut pemerintah agar mengambil sikap atas penyerangan Israel terhadap Palestina, di depan bravo tepatnya di perempatan jalan basuki rahmat Tuban, Selasa (15/7)

Dalam orasinya itu, para guru dan murid tersebut meminta pemerintah Indonesia, agar mendesak PBB untuk memberikan sangsi tegas kepada israel karena telah melakukan pelanggaran Hak asasi Manusia (HAM). Bahkan, meminta SBY agar mengirimkan tentara milter Indonesi untuk melakukan perdamaian di jalur gaza. Selain itu, meminta bantuan kepada negara islam lainnya supaya membantu palestina.

Khusnul (32) koordinator aksi saat dikonfirmasi mengatakan, mengutuk keras atas tindakan dan serangan Israel yang membabi buta dalam membunuh umat islam di Palestina. Mereka mengecam atas serangan yang bertubi-tubi kepada para warga Palestina. Apalagi banyak menelan korban mulai anak hingga para ibu. Selain itu, mendesak pemerintah Indonesia agar mengambil langkah dan sikap atas tindakan israel yang tidak berkeprimanusian itu.

“Kami meminta pada pak presiden SBY dan wakil presiden Budiono, agar segera mengambil sikap dan kebijakan terkait penyerangan Israel terhadap Palestina. Pemimpin jangan sampai diam saja, karena kita sama-sama umat islam,” ujar Khusnul.

BACA JUGA : 

Usai Gelar Aksi Peduli Palestina, PUI Laporkan Uang Donasi ke Dinsos Kota Kediri

ACT Kediri dan Lintas Komunitas Deklarasikan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina

PUI Kediri Raya Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina kepada ACT

Bersama Gubernur Khofifah dan Habib Syech, Wali Kota Pasuruan Gelar Doa dan Salawat untuk Palestina

Ditambahkan Khusnul, dalam aksi tersebut, ia mengecam dan mengutuk tindakan Isrel yang telah membabi buta dalam menyerang warga muslim palestina. Sehingga mengakibatkan banyak korban jiwa. Maka dari itu, jika pemerintah tidak secepatnya mengambil sikap, dikhawtirkan umat islam di Palestina akan hancur.

“Banyak saudara muslim kita disana yang pada meninggal dunia dan luka-luka karena serangan Israel. Jangan sampai sikapnya tersebut dibiarkan, bisa-bisa umat islam yang ada di palestina meninggal,” terangnya.

Sementara itu, selain malakukan aksi, para guru dan pelajar juga menggelar aksi penggalangan dana dan meminta kepada pengguna jalan. Selain itu, mereka juga meminta penggalangan dana di dalam pasar baru Tuban.

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...