Beberapa korban yang dirawat di RS Muhammadiyah mengalami luka bakar di sebagian lengan serta wajah akibat letusan balon gas. foto: istimewa
MALANG, BANGSAONLINE.com - Sedikitnya 15 mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) harus dilarikan ke RS Muhammadiyah, Sabtu (7/10). Pasalnya, mereka mengalami luka bakar akibat terkena letusan balon gas.
Menurut Humas UMM Rina Wahyu S, peristiwa meletusnya balon berisikan gas itu diawali saat gelar Student Day di depan gedung FEB UMM. Saat itu para mahasiswa bersama petinggi kampus, yakni rektor dan dekan, akan melepas balon gas secara berbarengan.
BACA JUGA:
- HUT ke-112, DPRD Kota Malang Tegaskan Penguatan Pengawasan dan Sinergi
- Perumda Tugu Tirta Kota Malang Pastikan Layanan Air Minum Tetap Prima Selama Nyepi dan Idulfitri
- Kota Malang Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Nasional
- PDI Perjuangan Kota Malang Perkenalkan Pengurus Baru Periode 2025–2030
"Namun karena adanya keisengan dari salah satu mahasiswa, pemotongan benangnya menggunakan pakai korek gas, tidak menggunakan gunting. Meletuslah balon gas dekat helipad itu, hingga menyebabkan 15 mahasiswa mengalami luka bakar di sebagian tangannya. Kalo luka di wajah saya kurang tahu persis," terang Rina.
Hingga kini 15 mahasiswa yang mengalami luka bakar masih dirawat di RS Muhammadiyah, untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan.
Acara pelepasan balon gas itu rencananya dilakukan bersamaan usai rektor membuka dan memberikan sambutan di Student Day. (iwa/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




