Akses jalan di pasar pandaan yang rusak parah dan sering digenangi limbah dari lapak pedagang.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Saluran pembuang di Pasar Baru Pandaan Kabupaten Pasuruan yang tidak berfungsi normal berimbas pada bau busuk dan anyir. Kondisi tersebut membuat para pengunjung yang hendak berbelanja menjadi tidak nyaman. Bau anyir dan busuk tersebut yang berasal dari sisa limbah cair menggenang di pintu sisi barat jalan pasar.
Menurut keterangan Kepala Pasar Pandaan Sugeng, jika bau tak sedap yang di sisi barat pintu masuk pasar tersebut disebabkan limbah cair dari lapak para pedagang dikarenakan saluran pembuang tidak berfungsi.
BACA JUGA:
- Pimpin Apel Penertiban Pasar Besar, Wali Kota Pasuruan Tekankan Keadilan dan Kenyamanan
- Waspadai Daging Gelonggongan di Pasar Tradisional, Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan Gelar Sidak
- Dicurhati Pedagang Pasar Purwosari Makin Sepi Pembeli, Begini Solusi dari Khofifah
- BLPBJ Pasuruan Tegaskan Lelang Revitalisasi Pasar Cheng Hoo Terbuka untuk Umum
“Saluran pembuang di sisi barat pintu masuk buntu. Itu yang menyebabkan limbah cair lapak pedagang mengendap,“jelas Sugeng kepada BANGSAONLINE.com.
Pihak pengu rus pasar sendiri sudah melakukan upaya perbaikan sementara dengan melakukan pemberihan bersama dengan para pedagang. Tapi itu sifatnya sementara, tujuannya agar bau busuk bisa hilang.
Sugeng mengaku, masalah tersebut sudah dilaporkan ke Disperindag untuk dilakukan perbaikan permanen dengan membuat saluran pembuang yang lebih permanen, sehingga masalah klasik tersebut bisa diatasi.
Rencananya pada 2018 ini, pihak Disperindag akan melakukan revitalisasi berupa pembangunan saluran yang lebih permanen. Untuk mewujudkan hal itu, anggaran yang disiapkan mencapai Rp 678 juta rupiah dari dana DAK. (bib/par/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




