Wali Kota Risma: Gus Ipul-Puti di Kanan, Insya Allah Baik

Wali Kota Risma: Gus Ipul-Puti di Kanan, Insya Allah Baik Foto: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam satu acara.

Melalui pendidikan, Gus Ipul dan Puti juga berkeinginan membentuk bisnis rintisan atau start up bagi anak-anak milenial, termasuk dari keluarga tidak mampu.

“Ini pentingnya pendidikan gratis SMA/SMK Negeri dan beasiswa bagi siswa miskin, mengingat jenjang ini akan menghantar ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Puti.

Selama 2 periode menjadi Walikota Surabaya, sejak 2010, Risma telah membebaskan biaya pendidikan SMA/SMK Negeri di daerahnya. Ia juga memberi subsidi bagi sekolah-sekolah swasta melalui Bantuan Operasional Daerah (BOPDA), sehingga beban biaya para orangtua bisa ditekan rendah.

Risma menjadi terpukul ketika urusan mengelola SMA/SMK diambil-alih Dinas Pendidikan Jawa Timur, mulai tahun 2017, seperti ketentuan UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Peralihan itu diikuti dengan penerapan kebijakan pendidikan berbayar. Para orang tua harus membayar SPP bagi putera-puterinya, ditambah tarikan-tarikan biaya lain dari pihak sekolah.

“Saya mengkhawatirkan anak-anak dari keluarga miskin, bakal terancam putus sekolah. Bagaimanapun pendidikan menjadi kebutuhan dasar bagi anak-anak karena menyangkut masa depan mereka,” kata Risma.

Ia memandang Pilkada Jawa Timur sebagai momentum untuk perubahan kebijakan pendidikan yang pro-rakyat. Yakni, dengan mendudukkan pemimpin yang punya komitmen untuk menjalankan pendidikan gratis.

“Dan, komitmen itu ada pada Gus Ipul dan Mbak Puti,” pungkas Risma. Dalam kertas suara, pasangan kandidat itu berada di lajur kanan. “Insya Allah, kanan pertanda baik,” pungkas Risma. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO