Mobil-mobil hias saat meramaikan karnaval. Foto: SYUHUD A/BANGSAONLINE
Tak ketinggalan beberapa sekolah juga menghias sesuai karakter masing-masing. SMP Negeri Sangkapura dan Tambak menghias patung Rusa Bawean dan Kecamatan Bungah menghias mobil dengan hiasan Benteng Loodewijk di Mengare.
Bupati menyatakan, karnaval kali ini berbeda karena lebih lengkap, yang mana mobil-mobilnya mewakili kelompok masyarakat dan budaya di Gresik.
"Tadi saya melihat beberapa mobil hias dari perusahaan yang mewakili perusahaannya. Mobil hias dari instansi tampak juga mewakili instansinya. Bahkan peserta mobil hias dari sekolah sangat mewakili karakter sekolah dan daerahnya. Hal ini seakan memberitahu informasi kepada masyarakat tentang produk dari perusahaan atau budaya dari daerah tersebut," ujarnya.
Pada kesempatan ini Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik terutama para peserta karnaval.
"Kami berharap untuk tahun yang akan datang akan lebih banyak peserta yang ikut dan lebih meriah. Kami akan menggabungkan peserta pameran tahun ini dengan tahun sebelumnya yang bertemakan perang," pungkasnya. (hud/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






