Aksi pelaku pencurian terekam CCTV.
Diakui Suwaji, aksi pencurian ini sejak sebulan yang lalu dan hingga saat ini belum tertangkap pelakunya. Karena itu, pelaku pencurian itu benar-benar membuat warga resah hingga terpaksa berjaga malam di pintu-pintu masuk jalan dusun.
Dalam awal bulan September 2018 lalu sampai sekarang, sudah tercatat 25 kali pencurian. Rata-rata barang yang dicuri pada rumah warga itu, sanyo, tabung elpiji, burung, accu, dan timbangan beras. Bahkan aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV. "Saat itu pelaku sedang mencuri beberapa peralatan rumah tangga," terangnya.
Hal senada dikatakan Nono (37) warga Dusun Kendal RT 27 RW 05 yang juga jadi korban pencurian. Menurutnya, pelaku pencurian masuk ke dalam rumahnya itu melalui pintu belakang dengan cara merusak pintu. ”Saya tidak tahu persis pelaku masuk rumah jam berapa, tahu-tahunya pagi hari setelah bangun tidur mengetahui elpiji di dapur hilang “ jlentrehnya.
Ditegaskan, terkait aksi pencurian uamg meresahkan warga Desa Kebonagung itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Polsek Porong saat ini tetap melakukan lidik, serta menerapkan sistem situasi lokasi untuk mengatisipasi apabila terjadi gejolak-gejolak yang tidak kita inginkan. Tetap dilakukan patroli, di dusun maupun desa tersebut bersifat memantau,“ pungkasnya. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




