foto: FAUZI/ BANGSAONLINE
"Kalau dulu antar agama, saat ini lebih di internal islam. Harus dipahami dan diwaspadai oleh jajaran," pesan Kapolda.
"Indonesia kaya budaya, beraneka macam agama, suku, alhamdulillah masih dalam kondusif, aman, dan bersatu. Tidak seperti di Timur Tengah. Inilah pentingnya dengan ulama, kiai, sehingga kalau ada sesuatu yang dikomunikasikan lebih mudah dari pengasuh ke santrinya," paparnya.
Kedatangan Kapolda ke Polres Bangkalan kali ini juga dalam rangka memantapkan kesatuan dan persatuan, serta menjalin sinergitas yang baik dengan TNI, mulai dari level pimpinan sampai ke level paling bawah.
Kapolda juga mengapresiasi atas kinerja Kapolres Bangkalan dari berbagai kegiatan, baik di hari Sabtu-Minggu seperti cangkrukan dengan mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat. Menurutnya, acara seperti itu penting untuk mendapatkan masukan terkait Kamtibmas, selain timbal balik kunjungan antara Kiai dan Kapolres Bangkalan.
Terakhir, Kapolda berpesan kepada para jajarannya pasca pembebasan tarif tol Surabaya-Madura. Ia meminta khusus kepada intelijen agar digratiskannya tol Suramadu tak membuat aspek kriminalitas meningkat. "Jadi saya minta Intelijen Bangkalan untuk mengkaji secara detil," pungkasnya. (uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




