Afwan Maksum, S.E., QIA, politikus PDI Perjungan Jatim. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
Afwan yang satu almamater dengan Ahok menambahkan, kebebasan Ahok menunjukkan bahwa ia merupakan warga negara yang baik dan taat hukum. Bahkan Ahok memperlihatkan bahwa, dirinya melebihi WNI lain.
"Ini dibanding orang yang mengaku WNI, tapi pada saat berhadapan dengan hukum, malah kabur ke luar negeri," katanya.
Itu sebabnya, tegas politikus muda PDI Perjungan ini, integritas dan kecintaan Ahok kepada NKRI tidak perlu diragukan lagi.
"Ahok memberi contoh kepada kita semua bagaimana sikap seorang negarawan. Ia patuh pada hukum dan menjalani masa hukuman secara baik. Ia tidak berkelit apalagi melarikan diri," imbuh Afwan.
Secara terbuka, anggota Komisi B di DPRD Jatim ini menilai, jabatan Menteri yang pantas untuk Ahok adalah sebagai Menteri BUMN, Menteri Perdagangan atau Menteri Perindustrian. Sosok Ahok dinilai tepat di posisi itu untuk melanjutkan gebrakan-gebrakan inovatif dari Menteri yang ada kini.
“Indonesia ke depan menghadapi tantangan besar di tengah persaingan bebas yang sangat terbuka. Karena itu, perlu kebijakan dan strategi yang cepat, cerdik, serta cekatan. Saya kira Ahok layak menjadi menteri di pos perekonomian," pungkas Afwan. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




