Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan menggelar jumpa pers di depan lobbi gedung Tribrata, Mapolda Jatim, Senin (27/5).
Masih menurut kapolda, bahwa dalang dari kejadian di Sampang adalah seorang habib yakni AK. "Kami juga mendapatkan alat-alat komunikasi dari salah satu tersangka berinisial AK. Ini oknum habib. Ada habib inisial H. Lainnya inidial S, H, dan A. Ini aktor intelektualnya adalah habib AK. Dia yang merencanakan, dia menyiapkan segala macam," tandasnya
Hingga malam kemarin Polda Jatim sudah mengamankan 6 tersangka dan memeriksa 17 orang saksi yang terkait dengan peristiwa.
"Enam orang, lima orang kami pastikan dalam sudah kami terbitkan surat penahanan. Yang satu orang masih didalami lagi. Dan saksi yang kami periksa totalnya ada 17 orang saksi yang terkait dengan peristiwa tersebut," terangnya
Adapun motif dari pembakaran mapolsek itu sendiri, menurut Kapolda Jatim, adalah rasa kecewa. "Motifnya adalah kekecewaan dari mereka yang ingin berangkat ke Jakarta pada 21 dini hari, tapi TNI-Polri berhasil mengembalikan mereka ke rumahnya. Kedua, adanya kiriman video dari rekannya di Jakarta menyampaikan jika dirinya terkepung sehingga tidak bisa dikeluarkan. JJni diviralkan dan jadi ramai," terangnya.
Kapolda berharap para pelaku yang belum tertangkap segera menyerahkan diri. "Ada lima orang lagi oknum habib yang akan kami tangkap. Tokoh agama di Sampang akan membantu proses kasus ini secara transparan. Kami juga berharap masyarakat Sampang yang terlibat menyerahkan diri," pungkas kapolda.
Kasus ini sementara, pelaku akan dikenakan pasal perlapis yaitu pasal 200 KUHP dan pasal 187, dan pasal 170. (ana/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




