Plt. Kepala Kanwil Kemenag Jatim M. Amin Mahfud. foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang beberapa minggu ini mengalami krisis pemimpin pasca ditinggal mantan Kepala Kemenag Kota Malang Dr. H.M. Zaini, MM, MBA, yang beralih menjadi dosen IAIN Jember per 1 Juni 2019 lalu.
Untuk sementara, Kemenag Jatim sempat mengangkat Kasubag TU Kemenag Kota Malang Drs. Mukhlis sebagai Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Malang. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur M. Amin Mahfud.
BACA JUGA:
- Pranata Humas Kemenag Tuban Dinobatkan Sebagai ASN Inspiratif, Cetak Rekor 592 Berita Dalam Setahun
- Sambut Kunjungan Kakanwil Kemenag Jatim, Kemenag Tuban Pamerkan Program-Program Unggulan
- Kunker dan Pembinaan ASN oleh Kakanwil Jatim, Kepala Kemenag Tuban Sampaikan Raihan Prestasi
- Empat Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh di Tuban Terima Izin Operasional, Begini Pesan Kemenag Jatim
Dikonfirmasi terkait hal ini, Drs. Mukhlis menegaskan bahwa ia tidak ada niatan maupun berkeinginan menjadi Plt.
"Semua menjadi kewenangan Kemenag Jawa Timur yang menugaskan. Saya pribadi per tanggal 11 Juli 2019 akan menyerahkan tugas Plt Kepala Kemenag. Mengingat, saya mendapat mandat sebagai TPHI (tim pembimbing haji indonesia), maka saya serahkan kembalikan Plt. tersebut," tegasnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (17/06).
Terkait SK maupun keberadaannya sebagai Plt, ia tidak mau berpolemik dan tidak mau berkomentar panjang lebar. Apalagi sampai menunjukkan SK pengangkatannya. "Maaf saya tidak mau dan merasa keberatan," tandasnya,
Sementara Plt. Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur M. Amin Mahfud menyatakan bahwa SK yang dikeluarkan olehnya tersebut sifatnya hanya sementara, agar tidak terjadi kekosongan pemimpin. "Kami yakinkan tanggal 3 Juli 2019, sudah ada penggantinya secara definitif manakala ditinggalkan Drs. Mukhlis," tegas Amin.
Sebelum tanggal 3 Juli 2019, Kemenag Jawa Timur sudah mengusulkan tiga pejabat untuk diangkat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Malang ke Sekjen Kemenag RI. "Maaf identitas calonnya tidak bisa saya sebutkan," ucapnya. (iwa/thu/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




