PACITAN, BANGSAONLINE.com - Beredarnya kabar akan ada kenaikan harga BBM, dibantah oleh Unit Manager Comunication dan CSR PT Pertamina Jatim, Rustam Aji. Ia menegaskan kalau berita tersebut tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Kabar tersebut hoax," kata Rustam kepada BANGSAONLINE.com melalui jaringan pribadi aplikasi percakapan WhatsApp, Jumat (30/8).
BACA JUGA:
- Heboh Isu Kenaikan Harga BBM per 1 April, Pertamina Tegaskan Belum Ada Pengumuman Resmi
- Pertamina Pastikan Stok BBM di Malang Raya Aman Jelang Ramadhan hingga Idul Fitri
- Kabar Gembira! Harga Pertamax Turun Hari Ini
- Sudah Dapat Subsidi, Angkutan Umum di Jember Masih Tarik Tarif, Begini Penjelasan Dishub
Sebelumnya, kabar akan kenaikan harga BBM banyak tersebar melalui jejaring media sosial. Diinformasikan kalau pemerintah akan menaikan harga semua jenis BBM pada 31 Agustus. Di antaranya, premium naik menjadi Rp 9.500 per liter, pertalite menjadi Rp 11.000 per liter, Pertamax menjadi Rp 14.000 per liter, bio solar menjadi Rp 8.250 per liter, dan dexlite menjadi Rp 13.000 per liter.
Rustam meminta masyarakat tetap mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah soal kenaikan harga BBM. (yun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






