Ziarah ke Makam Orang Tua di Madura, Menkopolhukam Mahfud MD Pimpin Tahlil Sendiri

Ziarah ke Makam Orang Tua di Madura, Menkopolhukam Mahfud MD Pimpin Tahlil Sendiri Menkopolhukam Mahfud MD saat ziarah ke makam orang tuanya, terutama ayahnya Haji Mahmudin, di Desa Plakpak, Pamekasan Madura, Jumat (1/11/2019). foto: Istimewa/ BANGSAONLINE.com

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Menkopolhukam RI Mahfud MD pulang kampung ke Desa Plakpak Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat pagi ini (1/11/2019). Ia sungkem ke ibunya yang kini tinggal di Desa Plakpak Madura. Ia bersama rombongan juga berziarah ke makam leluhurnya, terutama ayahnya, Haji Mahmudin.

Di desa Plakpak, tepatnya Dusun Seccang, memang terdapat sebuah kompleks pemakaman yang berisi makam para leluhur dan keluarga dekat Menkopolhukam Mahfud MD, antara lain buyut, kakek, nenek, paman, bibi, ayahnya, saudara dan para sepupu. 

Ketika diwawancarai wartawan, Mahfud MD menjawab singkat. "Ziarah saja, sebagaimana biasanya," jawab mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

Apa ada pesan dan kesan untuk masyarakat Pamekasan? Mahfud MD menjawab, "Ya bukan hanya untuk masyarakat Pamekasan, tapi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Saya kan wakil Madura di panggung nasional, jadi mohon doanya ya. Sudah dulu ya, saya buru-buru," kata Mahfud MD.

Dalam acara ziarah leluhur tersebut, Mahfud disertai rombongan. Ia memimpin sendiri pembacaan yasin dan tahlil.

Dalam rombongan itu, tampak istri tercinta Zaizatun Nihayati, Warek I Unitomo Siti Marwiyah (adik kandung Mahfud MD) dan Bakal Calon Wali Kota Surabaya Firman Syah Ali (keponakan Mahfud MD).

Firman Syah Ali yang akrab disebut Cak Firman menjelaskan, Mahfud MD memang sering ziarah ke makam para leluluhurnya. "Sesempit apapun waktunya selalu disempatkan," katanya.

Saat Mahfud MD dan rombongan lewat, warga desa tampak berdiri di tepi jalan melambai ke arah iring-iringan. Begitu juga anak-anak sekolah berdiri di depan sekolahnya melambai ke arah rombongan.

Orang tua Mahfud MD memang orang Plakpak Pamekasan. Desa Plakpak adalah salah satu desa basis Sarekat Islam/Masyumi di Pamekasan. Waktu itu hanya orang tua Menkopolhukam Mahfud MD dan beberapa orang lagi yang ikut Partai NU. (yen/tim)