Pengurus MUI Gresik periode 2019-2024 saat dikukuhkan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua MUI Jawa Timur KH. Abdusshomad Buchori mengukuhkan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik periode 2019-2024 di bawah nahkoda KH. Mansoer Sodiq, di gedung Graha Sarana PT. Petrokimia Gresik, Senin (16/12)
Pengukuhan ini juga dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pertama. Agenda tersebut mengangkat tema "Mereaktualisasi Tradisi Santri Untuk Kebaikan Ummat Era Milenial".
BACA JUGA:
- MUI Gresik Respons Viralnya Grup FB Diduga Komunitas Gay, Minta Ada Langkah Pencegahan
- Matangkan Program 2026, Work Session MUI Gresik Bahas Trisula Organisasi
- MUI Gresik Imbau Umat Islam Isi Tahun Baru 2026 dengan Doa dan Refleksi
- MUI Gresik Kembali Dinobatkan sebagai MUI dengan Kinerja Terbaik se-Jatim
Rapat kerja merupakan tindaklanjut dari rekomendasi program hasil Musyawarah Daerah (Musda) MUI yang dilaksanakan pada 30 Oktober 2019 di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin, Desa Suci Kecamatan Manyar.
KH. Mansoer Shodiq berpesan kepada seluruh peserta rapat untuk bersungguh-sungguh dalam merancang program kerja MUI Gresik untuk lima tahun ke depan. "Saya berharap komisi-komisi untuk bersungguh-sungguh dalam merancang program kerja ini, supaya langkah kita dalam bekerja sudah tersusun dengan baik," pesannya
KH. Mansoer Shodiq juga meminta kepada para pengurus untuk membantu kepemimpinannya dalam membawa kebesaran dan kemanfaatan MUI dalam membimbing ummat. Dia, juga meminta maaf jika selama lima tahun meminpin MUI Gresik sebelumnya ada yang kurang.
"Selama perjalanan lima tahun memimpin MUI Gresik mesti ada yang kurang. Untuk itu, kekurangan itu harus diperbaiki pada kepengurusan periode 2019-2024 untuk kebaikan dan kemaslahatan MUI bagi masyarakat Gresik," pungkasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




